Hai, terima kasih telah bertanya di Tanya Dokter Ai Care!
Adanya urat pada betis disebut juga dengan varises. Varises terjadi akibat katup vena (pembuluh darah balik menuju jantung) lemah atau rusak. Kondisi ini menyebabkan darah yang semestinya ke jantung menjadi berbalik arah dan menumpuk di pembuluh vena, sehingga pembuluh darah melebar dan memunculkan gejala varises.
Beberapa faktor risiko yang meningkatkan terjadinya varises antara lain berdiri atau duduk terlalu lama, bertambahnya usia, jenis kelamin wanita, adanya faktor keturunan, atau obesitas. Varises yang dibiarkan dapat menimbulkan nyeri atau kram otot. Gejala tersebut sering timbul dan memburuk jika seseorang berdiri terlalu lama.
Varises yang ringan (hanya terjadi perubahan warna pembuluh darah menjadi biru atau ungu dan terlihat di permukaan kulit) umumnya tidak memerlukan penanganan medis. Untuk meringankan gejala, Anda dapat berjalan santai selama beberapa menit, serta beristirahat/berbaring/duduk sambil menyangga kaki dengan bantal.
Varises juga seringkali membuat seseorang tidak nyaman, terlebih mengenai penampilan. Beberapa pengobatan varises dapat dilakukan, seperti obat-obatan (untuk gejala nyeri dan mengobati bengkak pembuluh darah), stoking kompresi (untuk memperlancar pembuluh darah), serta prosedur medis khusus.
Berikut jenis prosedur medis untuk mengatasi varises, antara lain:
Varises sulit untuk dicegah, akan tetapi Anda dapat mengurangi risiko munculnya varises atau mencegah perburukan dengan cara berikut:
Anda juga perlu memerhatikan tanda bahaya, seperti perdarahan, penggumpalan darah, luka terbuka, atau eksim. Apabila terdapat gejala-gejala tersebut, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter umum terdekat terlebih dahulu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Semoga jawaban ini membantu Anda. Bila mengalami keluhan kesehatan atau ingin bertanya seputar informasi kesehatan, dapat berkonsultasi langsung dengan dokter di Aplikasi Ai Care. Unduh Aplikasi Ai Care di Appstore dan Playstore Anda!
Kenapa sering mengalami nyeri dan kayak merasa ngilu-ngilu gitu saat buang air kecil dan urin saya pun sering keluar campur darah kayak infeksi gitu
Dok saya melakukan hb tanpa penetrasi cuma peting tetapi sperma mengenai daerah vagina. Bulan lalu sy haid tgl 25 juli dan hb 11 Agustus. Lalu tagl 20 kluar darah hanya sedikit bahkan sanya setitik. Lalu tidak kluar lagi. Apakah itu darah haid atau implantasi ya dok
apakah ada cara untuk menghilangkan cairan yang di suntikan ke dalam pen*s.? mohon di jawab dok terima kasih