Hai, terima kasih telah bertanya di Tanya Dokter Ai Care
Sel darah putih atau leukosit merupakan salah satu komponen darah. Namun, jumlahnya hanya <1% dari total darah. Keadaan di mana produksi sel darah putih kurang dari jumlah normal disebut leukopenia.
Sel darah putih diproduksi oleh bagian tubuh Anda yang dikenal dengan sumsum tulang belakang. Walaupun jumlahnya hanya sedikit, sel darah putih memiliki fungsi yang penting bagi Anda. Sel darah putih menjaga tubuh Anda tetap sehat dengan menyerang virus, bakteri, parasit dan jamur. Ketika jumlah sel darah putih terlalu rendah, tubuh akan mudah terinfeksi dan terserang penyakit.
Penyakit tertentu yang sering menyebabkan penurunan jumlah sel darah putih antara lain infeksi menahun, kelainan bawaan dari orangtua, dan gangguan autoimun. Penyebab lainnya antara lain efek samping obat, malnutrisi dan kanker.
Infeksi yang berlangsung bertahun-tahun seperti tuberculosis dan HIV/AIDS adalah salah satu penyebab leukopenia. Pada kondisi ini, tubuh dipaksa untuk melawan bakteri dan virus terus menerus dalam jangka waktu lama. Begitu juga dengan kelainan darah seperti anemia aplastik dan gangguan autoimun seperti lupus.
Kekurangan vitamin B12, zinc, dan asam folat bisa menghambat produksi sel darah putih. Leukopenia juga dapat timbul akibat efek samping mengkonsumsi obat-obatan tertentu dalam jangka panjang. Obat tersebut antara lain antibiotik, tiroid, antipsikotik, kortikosteroid dan kemoterapi.
Jika bagian yang memproduksi sel darah putih terganggu, maka jumlahnya akan menurun. Kondisi tersebut dapat terjadi akibat kanker sumsum tulang dan kanker darah seperti leukemia.
Mengenai pertanyaan Anda, gejala yang muncul jika seseorang kekurangan sel darah putih bermacam-macam dan tidak selalu dikaitkan dengan kanker. Gejala tersebut antara lain, sering mengalami demam dengan suhu lebih dari 38 derajat celcius, sering mengalami penyakit infeksi, mudah muncul ruam tiba-tiba pada kulit dan sariawan, mudah lelah, kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan progresif.
Saat ini Anda dapat menjaga kesehatan secara umum seperti rutin berolahraga, diet sehat, mengurangi merokok dan konsumi alkohol, serta mencoba mencari tahu apakah ada anggota keluarga yang memiliki riwayat kekurangan sel darah putih.
Bila Anda memiliki atau menemukan teman, saudara, kerabat yang memiliki gejala seperti sering demam, diare dan batuk yang tidak kunjung sembuh, dan sesak nafas, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter terutama dokter penyakit dalam. Pengobatan penyakit akan disesuaikan dengan tingkat keparahannya.
Semoga jawaban ini membantu Anda. Bila mengalami keluhan kesehatan atau ingin bertanya seputar informasi kesehatan, dapat berkonsultasi langsung dengan dokter di Aplikasi Ai Care. Unduh Aplikasi Ai Care di Appstore dan Playstore Anda!
halo dok, punya riwayat diabetes sering buang air kecil tetapi keluar nya agak sulit harus mengedan terlebih dulu baru bisa keluar, dan sekarang perut bagian bawah pusar tampak mengeras. apa penyebab dan gimana solusinya ya dok?
Kenapa sering mengalami nyeri dan kayak merasa ngilu-ngilu gitu saat buang air kecil dan urin saya pun sering keluar campur darah kayak infeksi gitu
Dok saya melakukan hb tanpa penetrasi cuma peting tetapi sperma mengenai daerah vagina. Bulan lalu sy haid tgl 25 juli dan hb 11 Agustus. Lalu tagl 20 kluar darah hanya sedikit bahkan sanya setitik. Lalu tidak kluar lagi. Apakah itu darah haid atau implantasi ya dok