Hai, terima kasih telah bertanya di Tanya Dokter Ai Care.
Perlu Anda ketahui bahwa pemeriksaan kehamilan dibagi menjadi dua yaitu antenatal care (selama mengandung) dan postpartum (setelah melahirkan). Tujuannya adalah memastikan kesehatan Ibu dan Bayi selama kehamilan maupun setelah persalinan.
Selama kehamilan, ibu hamil disarankan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan minimal 6 kali yang dibagi menjadi:
Selanjutnya, setelah persalinan, seorang ibu perlu melakukan pemeriksaan postpartum, yang dibagi menjadi pemeriksaan 24 jam setelah persalinan, hari ketiga, hari ketujuh, dan minggu keenam.
Terkait kondisi Anda saat ini, Anda perlu melakukan pemeriksaan kehamilan ke dokter spesialis kandungan. Dokter akan melakukan serangkaian wawancara medis, pemeriksaan fisik dan tanda-tanda vital ibu hamil, seperti berat badan, tekanan darah, denyut jantung, dan riwayat penyakit sebelumnya.
Selain itu, dokter juga akan memeriksa kondisi janin dengan pemeriksaan fisik dan USG. Melalui serangkaian pemeriksaan inilah, dokter selanjutnya bisa memperkirakan apakah kondisi ibu cukup sehat untuk bersalin, kondisi janin sehat, dan menentukan jenis persalinan yang paling aman.
Selama mengandung, dokter akan meresepkan beberapa obat, seperti tablet tambah darah dan asam folat. Obat-obatan ini perlu dikonsumsi rutin oleh ibu hamil untuk mengurangi risiko lahirnya bayi prematur, munculnya kecacatan sistem saraf, dan berat badan lahir rendah.
Terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan selama kehamilan, antara lain:
Apabila muncul lendir bercampur darah keluar dari jalan lahir disertai nyeri di punggung atau perut yang tak tertahankan, maka Anda dianjurkan untuk segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat, seperti IGD.
Semoga jawaban ini membantu Anda. Bila mengalami keluhan kesehatan atau ingin bertanya seputar informasi kesehatan, Anda dapat berkonsultasi langsung dengan dokter di Aplikasi Ai Care. Unduh Aplikasi Ai Care di Appstore dan Playstore Anda!
halo dok, punya riwayat diabetes sering buang air kecil tetapi keluar nya agak sulit harus mengedan terlebih dulu baru bisa keluar, dan sekarang perut bagian bawah pusar tampak mengeras. apa penyebab dan gimana solusinya ya dok?
Kenapa sering mengalami nyeri dan kayak merasa ngilu-ngilu gitu saat buang air kecil dan urin saya pun sering keluar campur darah kayak infeksi gitu
Dok saya melakukan hb tanpa penetrasi cuma peting tetapi sperma mengenai daerah vagina. Bulan lalu sy haid tgl 25 juli dan hb 11 Agustus. Lalu tagl 20 kluar darah hanya sedikit bahkan sanya setitik. Lalu tidak kluar lagi. Apakah itu darah haid atau implantasi ya dok