Hai, terima kasih telah bertanya di Tanya Dokter Ai Care.
Minuman ber-ion atau minuman isotonik merupakan salah satu jenis minuman yang kerap kali dikonsumsi setelah seseorang berolahraga. Minuman isotonik mengandung air, gula, karbohidrat, dan elektrolit yang dapat menggantikan cairan yang hilang selama Anda berolahraga.
Agar tubuh tetap berenergi dan tidak mengalami dehidrasi, minuman isotonik tepat untuk dikonsumsi saat Anda melakukan aktivitas fisik berat atau olahraga dengan intensitas yang cukup berat.
Minuman ini tidak diperlukan beberapa orang yang aktivitas fisik di gym, terutama yang memiliki niat untuk menurunkan angka berat badan, atau seseorang yang melakukan olahraga ringan hingga sedang, misalnya jogging kurang dari 1 jam.
Mengenai pertanyaan Anda, keliru jika menganggap minuman isotonik dapat membuat seseorang diare. Sebaliknya, saat seseorang dalam keadaan berpotensi kekurangan cairan, seperti diare dan muntah-muntah, dianjurkan untuk mengonsumsi cairan isotonik karena mudah diserap dan menggantikan cairan yang hilang.
Selain itu terdapat beberapa manfaat yang dapat Anda dapatkan dari minuman isotonik, antara lain:
Perlu diingat bahwa mengonsumsi minuman isotonik secara rutin tanpa disertai intensitas olahraga berat mampu menimbulkan hal-hal yang kurang baik, seperti memperberat kerja ginjal, menambah berat badan, dan meningkatkan kadar gula darah. Dianjurkan untuk tetap rutin konsumsi air putih secukupnya agar terhindari dari dehidrasi.
Apabila muncul keluhan seperti penambahan berat badan progresif setelah rutin konsumsi minuman isotonik, dianjurkan untuk berhenti dan berkonsultasi dengan dokter.
Semoga jawaban ini membantu Anda. Bila mengalami keluhan kesehatan atau ingin bertanya seputar informasi kesehatan, dapat berkonsultasi langsung dengan dokter di Aplikasi Ai Care. Unduh Aplikasi Ai Care di Appstore dan Playstore Anda!
halo dok, punya riwayat diabetes sering buang air kecil tetapi keluar nya agak sulit harus mengedan terlebih dulu baru bisa keluar, dan sekarang perut bagian bawah pusar tampak mengeras. apa penyebab dan gimana solusinya ya dok?
Kenapa sering mengalami nyeri dan kayak merasa ngilu-ngilu gitu saat buang air kecil dan urin saya pun sering keluar campur darah kayak infeksi gitu
Dok saya melakukan hb tanpa penetrasi cuma peting tetapi sperma mengenai daerah vagina. Bulan lalu sy haid tgl 25 juli dan hb 11 Agustus. Lalu tagl 20 kluar darah hanya sedikit bahkan sanya setitik. Lalu tidak kluar lagi. Apakah itu darah haid atau implantasi ya dok