Hai, terima kasih telah bertanya di Tanya Dokter Ai Care
Mengorok pada saat tidur dapat terjadi pada semua orang. Tidak hanya pada anak dan bayi, orang dewasa pun terkadang mengorok atau mendengkur pada saat tidur. Kondisi ini sering dikaitkan dengan keadaan seseorang yang terlalu lelah setelah beraktivitas.
Stridor atau mengorok pada saat tidur, muncul ketika adanya hambatan udara pada saluran pernafasan atas. Stridor terjadi setiap kali Anda menarik dan menghembuskan nafas. Penyebab paling sering adalah jatuhnya posisi lidah Anda ke arah belakang sehingga menutupi jalur keluar masuknya udara. Penyebab lainnya berupa obesitas, kondisi anatomi saluran nafas, dan merokok.
Seseorang yang memiliki berat badan berlebih, cenderung memiliki lemak tubuh yang menumpuk. Beberapa lemak ini juga terkumpul di leher dan area sekitar saluran nafas. Saat posisi tidur berbaring, lemak tersebut menghambat saluran udara sehingga sehingga seseorang mengorok.
Kondisi anatomi seperti lubang hidung yang tidak lurus, ukuran lidah dan rahang kecil, memiliki amandel berukuran besar juga merupakan penyebab mengorok lainnya.
Kebiasaan merokok selama bertahun-tahun membuat racun pada rokok menempel di saluran nafas, hingga akhirnya menyebabkan inflamasi dan akhirnya menyumbat aliran udara.
Apabila stridor atau mengorok berlangsung dalam waktu yang cukup lama dan tidak ditangani, dapat menyebabkan gangguan tidur yang dikenal dengan obstructive sleep apneu. Pada keadaan ini Anda sering mengalami henti napas sejenak, terbatuk hingga akhirnya terbangun saat tidur.
Mengenai pertanyaan Anda, terdapat beberapa tips untuk menghindari atau berhenti mengorok, seperti:
Metode menutup mulut dengan selotip untuk mengurangi atau memberhentikan mengorok adalah satu hal yang keliru. Jika dilakukan, maka hal ini akan memperburuk kondisi mengorok yaitu suara stridor menjadi lebih keras dan kesulitan bernafas.
Bila Anda memiliki gejala seperti demam, nyeri menelan, muncul benjolan pada leher, dan mengantuk sepanjang hari dianjurkan untuk berkonsultasi langsung ke dokter terutama dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan. Pengobatan penyakit akan disesuaikan dengan tingkat keparahannya.
Semoga jawaban ini membantu Anda. Bila mengalami keluhan kesehatan atau ingin bertanya seputar informasi kesehatan, dapat berkonsultasi langsung dengan dokter di Aplikasi Ai Care. Unduh Aplikasi Ai Care di Appstore dan Playstore Anda!
halo dok, punya riwayat diabetes sering buang air kecil tetapi keluar nya agak sulit harus mengedan terlebih dulu baru bisa keluar, dan sekarang perut bagian bawah pusar tampak mengeras. apa penyebab dan gimana solusinya ya dok?
Kenapa sering mengalami nyeri dan kayak merasa ngilu-ngilu gitu saat buang air kecil dan urin saya pun sering keluar campur darah kayak infeksi gitu
Dok saya melakukan hb tanpa penetrasi cuma peting tetapi sperma mengenai daerah vagina. Bulan lalu sy haid tgl 25 juli dan hb 11 Agustus. Lalu tagl 20 kluar darah hanya sedikit bahkan sanya setitik. Lalu tidak kluar lagi. Apakah itu darah haid atau implantasi ya dok