Hai, terima kasih telah bertanya di Tanya Dokter Ai Care
Tantrum adalah suatu ekspresi frustasi seorang anak yang dicampur perasaan amarah karena tidak mendapatkan sesuatu yang ia inginkan. Keadaan ini tidak direncanakan sebelumnya dan dapat berupa kemarahan fisik, verbal, atau gabungan keduanya.
Tantrum sebenarnya adalah suatu hal normal bagi anak usia 1 – 4 tahun. Hal ini nantinya akan menjadi pelajaran bagi anak untuk mengungkapkan perasaan. Ketika kemampuan komunikasinya meningkat, seorang anak diharapkan mampu mengatakan isi hatinya agar dimengerti oleh orang disekitarnya, terutama kedua orang tuanya.
Penyebab tantrum tidak hanya karena anak Anda tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan, tetapi bisa juga disebabkan rasa lapar, badan kurang sehat, dan terlalu lelah. Pada kondisi ini, orang tua memiliki peran untuk mengajarkan cara mengungkapkan perasaan dan berusaha membaca situasi yang sedang dirasakan oleh anak tersebut.
Terdapat 2 jenis tantrum, yaitu temper tantrum dan violent tantrum. Temper tantrum umumnya berlangsung sekitar 2 – 15 menit, sedangkan violent tantrum bisa terjadi hingga lebih dari 15 menit. Violent tantrum merupakan suatu keadaan yang perlu mendapat perhatian lebih dari orang tua karena dapat menjadi gangguan pada kesehatan mental anak.
Selain durasi, tampak beberapa perbedaan antara gejala dari kedua jenis tantrum ini, gejala temper tantrum, antara lain:
Sedangkan gejala violent tantrum, berupa:
Mengenai pertanyaan Anda, terdapat beberapa tips bagi orang tua untuk menyikapi tantrum anak, seperti:
Apabila tantrum pada anak terlalu sering dan mengarah kepada tindak kekerasan, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter terutama dokter spesialis anak atau kejiwaan untuk mendapatkan solusi yang tepat.
Semoga jawaban ini membantu Anda. Bila mengalami keluhan kesehatan atau ingin bertanya seputar informasi kesehatan, dapat berkonsultasi langsung dengan dokter di Aplikasi Ai Care. Unduh Aplikasi Ai Care di Appstore dan Playstore Anda!
halo dok, punya riwayat diabetes sering buang air kecil tetapi keluar nya agak sulit harus mengedan terlebih dulu baru bisa keluar, dan sekarang perut bagian bawah pusar tampak mengeras. apa penyebab dan gimana solusinya ya dok?
Kenapa sering mengalami nyeri dan kayak merasa ngilu-ngilu gitu saat buang air kecil dan urin saya pun sering keluar campur darah kayak infeksi gitu
Dok saya melakukan hb tanpa penetrasi cuma peting tetapi sperma mengenai daerah vagina. Bulan lalu sy haid tgl 25 juli dan hb 11 Agustus. Lalu tagl 20 kluar darah hanya sedikit bahkan sanya setitik. Lalu tidak kluar lagi. Apakah itu darah haid atau implantasi ya dok