Hai,
Terima kasih telah bertanya di layanan Tanya Dokter Ai Care,
Mie instan merupakan makanan yang menjadi pilihan saat kelaparan malam hari maupun di tengan kesibukan. Mie instan tersedia dalam bentuk mie kering yang dilengkapi bumbu siap konsumsi di dalam kemasan satuan. Proses pengolahan mie instan sendiri terbilang mudah, hanya dengan merebus mie dalam air mendidih dan mencampurnya dengan bumbu yang tersedia. Akan tetapi di balik praktis dan rasanya yang enak, ternyata mie instan berbahaya jika dikonsumsi terlalu sering.
Mie instan disebut sebagai makanan yang tidah sehat karena memiliki kandungan karbohidrat, lemak dan garam yang tinggi. Sedangkan kebutuhan tubuh terhadap protein, serat, vitamin dan mineral tidak tercukupi hanya dengan mengonsumsi mie instan. Hal ini berdampak pada kurangnya asupan nutrisi dalam tubuh.
Konsumsi mie instan berlebihan menimbulkan risiko terjadinya sindrom metabolik, yaitu sebuah kondisi yang meningkatkan risiko terserang penyakit jantung, stroke dan diabetes. Selain itu, beberapa risiko dan bahaya kesehatan lainnya adalah:
Mengingat kandungan nutrisi dan bahaya mie instan, maka ada baiknya mengurangi konsumsi mie instan. Namun, jika ingin mengonsumsi mie instan sekali-kali, ada beberapa cara agar nilai nutrisi dalam sajian mie instan lebih baik dan menjadi lebih sehat. Saat membuat mie instan, tambahkanlah telur atau ayam sebagai sumber protein hewani, beberapa sayur seperti wortel, sawi ataupun brokoli. Kemudian jangan gunakan seluruh bumbu mie instan yang tersedia. Gunakan hanya setengah saja dari takaran guna untuk mengurangi jumlah garam dan MSG yang dikonsumsi. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan tubuh dengan berolahraga secara rutin dan tidak merokok.
Jika Anda sering makan mie instan, sebaiknya mulai kurangi konsumsinya agar terhindar dari dampak buruk mie instan terhadap kesehatan.
Baca Juga:
halo dok, punya riwayat diabetes sering buang air kecil tetapi keluar nya agak sulit harus mengedan terlebih dulu baru bisa keluar, dan sekarang perut bagian bawah pusar tampak mengeras. apa penyebab dan gimana solusinya ya dok?
Kenapa sering mengalami nyeri dan kayak merasa ngilu-ngilu gitu saat buang air kecil dan urin saya pun sering keluar campur darah kayak infeksi gitu
Dok saya melakukan hb tanpa penetrasi cuma peting tetapi sperma mengenai daerah vagina. Bulan lalu sy haid tgl 25 juli dan hb 11 Agustus. Lalu tagl 20 kluar darah hanya sedikit bahkan sanya setitik. Lalu tidak kluar lagi. Apakah itu darah haid atau implantasi ya dok