Hai, terima kasih telah bertanya di Tanya Dokter Ai Care
Terkait pertanyaan Anda mengenai kemaluan gatal dan cairan berbau, kita bahas mengenai kasus terkait pada wanita, ya.
Cairan yang keluar dari kemaluan wanita tidak hanya urin, tetapi bisa juga cairan putih. Cairan putih yang keluar dari vagina atau keputihan dikenal dengan Fluor albus. Wanita mengalami keputihan dengan jumlah yang bervariasi. Beberapa wanita memproduksi cairan vagina lebih banyak, tetapi ada juga yang hanya sedikit.
Keputihan umumnya bersifat normal dan merupakan proses alami. Cairan ini terdiri atas sel dan bakteri yang memiliki fungsi untuk baik bagi vagina. Fungsi tersebut antara lain membersihkan dan melumasi area kewanitaan serta melawan bakteri jahat. Pada keadaan tertentu dapat mempengaruhi jumlah pengeluaran Fluor albus seperti tanda ovulasi yang semakin dekat, peningkatan gairah seksual, akibat konsumsi pil KB, dan kehamilan.
Tekstur cairan vagina normalnya encer, lengket dan terkadang kental seperti pasta. Warna cairan vagina yang sehat adalah jernih atau putih seperti susu. Keputihan juga memiliki bau dan jumlah tertentu, normal seharusnya tidak menyengat, amis dan tidak ada perubahan mendadak pada jumlah keputihan yang Anda produksi dibandingkan keputihan sebelumnya.
Perubahan pada tekstur, warna, bau, dan jumlah keputihan dapat terjadi saat seorang wanita mengalami infeksi atau penyakit tertentu. Selain itu, gejala yang dialami seorang wanita berupa bengkak, gatal, dan nyeri saat berhubungan seksual. Penyebab paling sering adalah infeksi jamur dan bakteri. Penyebab lain keputihan berupa benda asing di dalam vagina, iritasi karena suatu bahan kimia, diabetes, dan kanker serviks. Tetapi kedaan ini perlu pemeriksaan langsung oleh dokter.
Perlu Anda pahami, bahwa beberapa penyakit menular seksual juga mempengaruhi keputihan. Penyakit ini disebabkan karena seseorang melakukan hubungan seksual tanpa pengaman dan berganti-ganti pasangan.
Mengenai pertanyaan Anda tidak semua cairan keputihan berbau dan gatal disebabkan oleh penyakit menular seksual, kasus seperti ini terjadi akibat beberapa hal, antara lain infeksi jamur yang disebabkan kebersihan atau perubahan hormon seorang wanita. Terdapat beberapa tips untuk mempertahankan kebersihan vagina, seperti:
Apabila terdapat gejala seperti cairan vagina berwarna kehijauan, kekuningan, kental seperti keju, bau vagina yang tidak sedap dan menyengat, kemerahan atau rasa terbakar pada area kulit yang mengelilingi vagina, dianjurkan berkonsultasi langsung ke dokter terutama dokter spesialis kulit dan kelamin. Pengobatan penyakit akan disesuaikan dengan tingkat keparahannya.
Semoga jawaban ini membantu Anda. Bila mengalami keluhan kesehatan atau ingin bertanya seputar informasi kesehatan, dapat berkonsultasi langsung dengan dokter di Aplikasi Ai Care. Unduh Aplikasi Ai Care di Appstore dan Playstore Anda!
halo dok, punya riwayat diabetes sering buang air kecil tetapi keluar nya agak sulit harus mengedan terlebih dulu baru bisa keluar, dan sekarang perut bagian bawah pusar tampak mengeras. apa penyebab dan gimana solusinya ya dok?
Kenapa sering mengalami nyeri dan kayak merasa ngilu-ngilu gitu saat buang air kecil dan urin saya pun sering keluar campur darah kayak infeksi gitu
Dok saya melakukan hb tanpa penetrasi cuma peting tetapi sperma mengenai daerah vagina. Bulan lalu sy haid tgl 25 juli dan hb 11 Agustus. Lalu tagl 20 kluar darah hanya sedikit bahkan sanya setitik. Lalu tidak kluar lagi. Apakah itu darah haid atau implantasi ya dok