Hai, terima kasih telah bertanya di Tanya Dokter Ai Care!
Saat hamil, tubuh wanita mengalami banyak sekali perubahan secara fisik, mulai dari perubahan bentuk tubuh sampai ke gejala yang bagi sebagian orang cukup mengganggu, seperti mual muntah atau morning sickness. Hal ini juga berlaku terhadap kondisi mental ibu hamil, beberapa ibu hamil kerap mengalami mood swing hingga merasa stress dan sering menangis.
Salah satu penyebabnya adalah perubahan hormon estrogen dan progesteron. Selain itu, ketakutan akan memiliki anak juga kerap menghantui ibu hamil, terutama pada kehamilan awal di minggu pertama. Belum lagi ditambah dengan adanya tuntutan pekerjaan, konflik personal dan masalah sehari-hari. Meskipun hal ini merupakan hal yang wajar, namun bagi ibu hamil yang tidak dapat mengelola stress dan emosinya dengan baik, apalagi sampai menyakiti diri sendiri, tentunya akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh dan juga janin.
Peneliti mengungkapkan, pada saat seseorang stress atau emosi maka hormon kortisol akan meningkat, hal ini akan menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Pada ibu hamil, penyempitan pembuluh darah akan mengurangi pasokan oksigen ataupun sari-sari makanan ke janin, sehingga menyebabkan tumbuh kembang janin menjadi terhambat karena satu-satunya sumber kehidupan janin saat masih di kandungan adalah melalui pembuluh darah ibu. Jika hal ini kerap terjadi maka bukan tidak mungkin janin bisa mengalami prematur atau kemungkinan yang lebih buruk hingga mengalami keguguran.
Adapun risiko yang dapat terjadi pada janin lainnya adalah:
Perubahan yang terjadi pada ibu hamil memang bukanlah sesuatu yang dapat dihindari, namun Anda dapat mencoba tips berikut agar bisa lebih tenang:
Jika Anda sudah mencoba berbagai cara untuk meredam emosi namun belum merasa lebih baik, jangan ragu untuk konsultasi dengan psikolog atau Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa di fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan lebih lanjut.
Semoga jawaban ini membantu Anda. Bila mengalami keluhan kesehatan atau ingin bertanya seputar informasi kesehatan, dapat berkonsultasi langsung dengan dokter di Aplikasi Ai Care. Unduh Aplikasi Ai Care di Appstore dan Playstore Anda!
halo dok, punya riwayat diabetes sering buang air kecil tetapi keluar nya agak sulit harus mengedan terlebih dulu baru bisa keluar, dan sekarang perut bagian bawah pusar tampak mengeras. apa penyebab dan gimana solusinya ya dok?
Kenapa sering mengalami nyeri dan kayak merasa ngilu-ngilu gitu saat buang air kecil dan urin saya pun sering keluar campur darah kayak infeksi gitu
Dok saya melakukan hb tanpa penetrasi cuma peting tetapi sperma mengenai daerah vagina. Bulan lalu sy haid tgl 25 juli dan hb 11 Agustus. Lalu tagl 20 kluar darah hanya sedikit bahkan sanya setitik. Lalu tidak kluar lagi. Apakah itu darah haid atau implantasi ya dok