Hai, terima kasih telah bertanya di Tanya Dokter Ai Care
Rambut merupakan salah satu bagian tubuh yang penting bagi pria dan wanita, karena memberikan efek menarik, rapih, dan rasa percaya diri. Namun, Anda yang berusia muda terkadang mengalami masalah dengan rambut, seperti kebotakan rambut. Kebotakan rambut pada usia muda dikenal dengan Alopecia.
Kejadian alopecia meningkat pada usia 20 tahun akhir atau awal usia 30 tahun, serta lebih banyak terjadi pada pria. Meski kejadian ini lebih banyak dialami di negara Eropa, tetapi tidak menutup kemungkinan orang-orang Asia juga banyak mengalaminya. Terdapat beberapa penyebab kebotakan, antara lain faktor genetik. hormonal, dan lainnya. Faktor lainnya dapat berupa malnutrisi, faktor lingkungan seperti jamur dan mikroba.
Gejala awal ditandai hilangnya rambut-rambut dewasa yang tebal, kemudian digantikan dengan rambut muda tipis yang tidak berpigmen. Proses kebotakan terjadi karena ketidakseimbangan antara jumlah pertumbuhan rambut baru dan jumlah rambut dewasa yang rontok. Kebotakan umumnya dimulai dari rambut bagian depan di dekat dahi. Jika proses ini berlangsung dalam jangka waktu yang lama, maka bentuk rambut akan membentuk huruf “M” atau “W”.
Mengenai pertanyaan Anda, untuk membantu mencegah kebotakan lebih lanjut, terdapat beberapa tips, seperti:
Bila Anda memiliki gejala seperti rambut terasa sangat gatal, berketombe, kulit kepala kemerahan, terdapat beberapa area bulat berkelompok di rambut, dianjurkan berkonsultasi langsung ke dokter terutama dokter spesialis kulit. Pengobatan penyakit akan disesuaikan dengan tingkat keparahannya.
Semoga jawaban ini membantu Anda. Bila mengalami keluhan kesehatan atau ingin bertanya seputar informasi kesehatan, dapat berkonsultasi langsung dengan dokter di Aplikasi Ai Care. Unduh Aplikasi Ai Care di Appstore dan Playstore Anda!
halo dok, punya riwayat diabetes sering buang air kecil tetapi keluar nya agak sulit harus mengedan terlebih dulu baru bisa keluar, dan sekarang perut bagian bawah pusar tampak mengeras. apa penyebab dan gimana solusinya ya dok?
Kenapa sering mengalami nyeri dan kayak merasa ngilu-ngilu gitu saat buang air kecil dan urin saya pun sering keluar campur darah kayak infeksi gitu
Dok saya melakukan hb tanpa penetrasi cuma peting tetapi sperma mengenai daerah vagina. Bulan lalu sy haid tgl 25 juli dan hb 11 Agustus. Lalu tagl 20 kluar darah hanya sedikit bahkan sanya setitik. Lalu tidak kluar lagi. Apakah itu darah haid atau implantasi ya dok