Hai, terima kasih telah bertanya di layanan Tanya Dokter Ai Care!
Jengkol memiliki kandungan asam jengkolat sekitar 0,3-1,3 gram dalam 100 gram jengkol. Asam jengkolat ini adalah asam amino yang mengandung sulfur, serta dapat membuat produksi urine menjadi lebih kental.
Nah, sebenarnya, memang betul terdapat kondisi yang disebut keracunan jengkol atau jengkolisme. Namun, penyebab dari jengkolisme belum diketahui secara pasti. Hingga saat ini, hal tersebut masih diduga merupakan efek toksik atau akibat dari sensitif terhadap asam jengkolat.
Asam jengkolat dalam jumlah yang banyak dapat membuat gagal ginjal akut, karena mengakibatkan sumbatan pada saluran kemih akibat efeknya yang membuat urine menjadi lebih pekat atau seperti berlumpur.
Biasanya, gejalanya bervariasi seperti nyeri pinggang yang tiba-tiba (disebut nyeri kolik) atau nyeri pada pangkal paha. Selain itu, dapat juga disertai nyeri berkemih, urine sedikit, darah pada urine, diare, serta adanya tekanan darah tinggi. Gejala dapat muncul kira-kira 2-12 jam, tetapi bisa pula pada hari ke-4 setelah konsumsi jengkol berlebihan.
Untuk mencegah terjadinya keracunan jengkol, sebaiknya Anda dapat menghindari sumber makanan dari jengkol atau merebus jengkol terlebih dahulu dengan air mendidih juga dapat mengurangi risiko keracunan.
Bila Anda atau orang sekitar Anda mengalami gejala tersebut, sebaiknya terapi segera dilakukan. Anda dapat berkonsultasi secara langsung dengan dokter agar dapat dinilai derajat keparahan dari keracunan jengkol. Biasanya, terapi mulai dari pemberian terapi cairan ataupun obat yang mengeluarkan urin lebih banyak. Pemeriksaan penunjang pun perlu dilakukan seperti pemeriksaan urine serta darah terlebih untuk melihat fungsi ginjal.
Baca Juga:
Gejala dan Pertolongan Pertama Saat Mengalami Keracunan Makanan
Semoga jawaban ini dapat membantu Anda. Bila mengalami keluhan kesehatan atau ingin bertanya seputar informasi kesehatan, dapat berkonsultasi langsung dengan dokter di Aplikasi Ai Care. Unduh Aplikasi Ai Care di Appstore dan Playstore Anda!
halo dok, punya riwayat diabetes sering buang air kecil tetapi keluar nya agak sulit harus mengedan terlebih dulu baru bisa keluar, dan sekarang perut bagian bawah pusar tampak mengeras. apa penyebab dan gimana solusinya ya dok?
Kenapa sering mengalami nyeri dan kayak merasa ngilu-ngilu gitu saat buang air kecil dan urin saya pun sering keluar campur darah kayak infeksi gitu
Dok saya melakukan hb tanpa penetrasi cuma peting tetapi sperma mengenai daerah vagina. Bulan lalu sy haid tgl 25 juli dan hb 11 Agustus. Lalu tagl 20 kluar darah hanya sedikit bahkan sanya setitik. Lalu tidak kluar lagi. Apakah itu darah haid atau implantasi ya dok