Hai, Ibu N!
Terima kasih telah bertanya di Tanya Dokter Ai Care.
Bayi yang telah memasuki usia 6 bulan sudah dapat diberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI) jika telah memenuhi ciri-ciri siap makan. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, beberapa ciri tersebut antara lain:
Nah, jika Anak Ibu telah terdapat ciri di atas, maka sudah siap diberikan MPASI. Namun, Ibu memang perlu mengetahui bahwa untuk di tahap awal, tekstur makanan sebaiknya masih diberikan yang semi cair agar tidak tersedak. Pengenalan tekstur makanan pada anak perlu dilakukan secara bertahap ya, Bu.
Pada usia 6 bulan dapat diberikan semi cair, dengan cara MPASI diblender kemudian disaring agar teksturnya halus dan diberikan 1-2 kali sehari pada bulan pertama MPASI. Kemudian, pada usia 7-8 bulan, mulai bisa dinaikkan teksturnya agak kasar (misalnya MPASI cukup disaring tanpa diblender). Lalu, mulai usia 9-10 bulan dapat dikenalkan dengan makanan yang dicacah sehingga menjadi seperti bubur kasar. Barulah di usia 11 bulan, Ibu dapat menaikkan tekstur makanan kembali misalnya dengan memberikan nasi tim tanpa perlu disaring.
Selain dari tesktur, Ibu juga perlu mengenalkan beragam macam makanan agar bayi mengenali berbagai rasa dan mendapat banyak nutrisi. Ibu juga perlu tetap rutin memantau tumbuh kembang bayi agar dapat mengetahui apakah makanan yang diberikan sudah tepat dan adekuat ya.
Periksakan bayi ke dokter untuk memastikan tumbuh kembangnya sesuai dengan usia. Apabila terdapat gejala kesehatan saat memulai pemberian makanan atau ada keluhan terkait tumbuh kembang, Ibu dapat memeriksakan ke dokter Anak terdekat.
Baca Juga:
Semoga jawaban ini dapat membantu. Anda bisa juga memeriksakan keluhan Anda di Aplikasi Ai Care untuk mengetahui tata laksana awal keluhan Anda. Download Aplikasi Ai Care di Play Store atau App Store kesayangan Anda.
halo dok, punya riwayat diabetes sering buang air kecil tetapi keluar nya agak sulit harus mengedan terlebih dulu baru bisa keluar, dan sekarang perut bagian bawah pusar tampak mengeras. apa penyebab dan gimana solusinya ya dok?
Kenapa sering mengalami nyeri dan kayak merasa ngilu-ngilu gitu saat buang air kecil dan urin saya pun sering keluar campur darah kayak infeksi gitu
Dok saya melakukan hb tanpa penetrasi cuma peting tetapi sperma mengenai daerah vagina. Bulan lalu sy haid tgl 25 juli dan hb 11 Agustus. Lalu tagl 20 kluar darah hanya sedikit bahkan sanya setitik. Lalu tidak kluar lagi. Apakah itu darah haid atau implantasi ya dok