dok semenjak beberapa usia saya menjelang 17 tahun tubuh saya mengalami perubahan drastis,tubuh saya menggemuk,payudara paha terdapat stechmark,dan haid saya tidak teratur serta keputihan terlalu banyak,dan bau badan,apakah karena hormon? faktor keturunan atau saya lihat di beberapa sumber karena sudah tidak perawan
Hai, terima kasih telah bertanya di Tanya Dokter Ai Care.
Pada usia 17 tahun, tubuh wanita sedang berada dalam masa akhir pubertas. Ini adalah waktu dimana hormon-hormon di dalam tubuh bekerja sangat aktif untuk menyempurnakan perkembangan tubuh menjadi dewasa.
Dua hormon yang berperan penting dalam proses ini adalah estrogen dan progesteron. Kedua hormon tersebut mengatur diantaranya:
Selain itu perubahan yang umum terjadi juga adanya perubahan emosi dan suasana hati. Fluktuasi hormon bisa menyebabkan emosi naik turun, mudah marah atau sensitif, serta peningkatan nafsu makan terutama pada masa sebelum haid, atau disebut juga Pre-Menstrual Syndrome.
Pada usia ini, penting untuk mulai memahami system reproduksi, termasuk bagaimana menjaga kebersihan organ intim, memahami siklus haid, dan mengenali tanda-tanda masalah seperti haid tidak teratur atau keputihan yang tidak normal.
Siklus haid yang tidak teratur pada usia ini, selain disebabkan karena faktor hormonal, dapat juga disebabkan karena adanya perubahan berat badan. Peningkatan berat badan secara tiba-tiba disertai dengan pertumbuhan pesat saat masa pubertas akan menyebabkan ketidak seimbangan hormon sehingga akan mengganggu siklus menstruasi. Hal ini juga mengakibatkan adanya peregangan kulit yang menjadi timbulnya stretchmark. Stretchmark sendiri memang pada dasarnya merupakan kelainan genetic, jadi tidak semua wanita memilikinya. Stretchmark juga tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, tapi bisa diperhalus atau dikurangi dengan krim oles, body oil, terapi laser atau microneedling.
Orang yang memiliki berat badan berlebih juga cenderung memiliki lebih banyak jaringan tubuh yang menghasilkan panas sehingga akan berkeringat lebih banyak. Keringat sendiri tidak memiliki bau, namun jika sudah bercampur dengan bakteri di kulit, maka akan menghasilkan bau yang tidak sedap. Bakteri dan jamur akan lebih mudah berkembang di lingkungan yang hangat dan lembab terutama di lipatan-lipatan tubuh seperti ketiak, lipat paha, leher dan bawah payudara.
Solusi dan pencegahannya adalah dengan:
Adapun proses pematangan organ reproduksi ini juga mengakibatkan meningkatnya produksi cairan vagina, sehingga keluhan keputihan akan sering muncul.
Berikut merupakan ciri-ciri keputihan yang normal:
Untuk menjaga kebersihan dan kesehatan area vagina, berikut tips yang dapat Anda ikuti:
Jika keputihan yang dialami tidak sesuai seperti ciri-ciri di atas; Keputihan warna kuning-hijau-coklat, disertai bau busuk/amis, menyebabkan gatal dan nyeri saat buang air kecil, jumlahnya semakin lama semakin banyak, dicurigai merupakan tanda-tanda infeksi pada saluran reproduksi. Infeksi yang terjadi dapat merupakan infeksi menular seksual. Infeksi Menular Seksual (IMS) adalah infeksi yang menular lewat hubungan seksual, baik melalui vagina, oral, atau anal. Bisa juga menular lewat kontak kulit ke kulit di area kelamin, bahkan tanpa hubungan seks sepenuhnya. Jika Anda mengalami gejala seperti ini jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan lanjut ke fasilitas kesehatan terdekat.
Namun di samping itu semua, salah satu hal yang mempengaruhi hormon adalah gaya hidup. Tidur cukup, makan bergizi, olahraga teratur dan mengelola stress akan membantu menyeimbangkan hormone dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Semoga jawaban ini membantu Anda. Bila mengalami keluhan kesehatan atau ingin bertanya seputar informasi kesehatan, dapat berkonsultasi langsung dengan dokter di Aplikasi Ai Care. Unduh Aplikasi Ai Care di Appstore dan Playstore Anda!
halo dok, punya riwayat diabetes sering buang air kecil tetapi keluar nya agak sulit harus mengedan terlebih dulu baru bisa keluar, dan sekarang perut bagian bawah pusar tampak mengeras. apa penyebab dan gimana solusinya ya dok?
Kenapa sering mengalami nyeri dan kayak merasa ngilu-ngilu gitu saat buang air kecil dan urin saya pun sering keluar campur darah kayak infeksi gitu
Dok saya melakukan hb tanpa penetrasi cuma peting tetapi sperma mengenai daerah vagina. Bulan lalu sy haid tgl 25 juli dan hb 11 Agustus. Lalu tagl 20 kluar darah hanya sedikit bahkan sanya setitik. Lalu tidak kluar lagi. Apakah itu darah haid atau implantasi ya dok