Hai, terima kasih telah bertanya di Tanya Dokter Ai Care.
Batuk adalah gejala umum pada penyakit radang tenggorokan. Gejala lain dapat ditemui seperti nyeri menelan, pilek, dan demam. Kondisi ini lebih sering dialami oleh anak-anak karena daya tahan tubuhnya masih berkembang.
Penyebab tersering radang tenggorokan adalah infeksi bakteri, virus, alergi, paparan asap rokok dan polusi. Risiko terjadinya radang tenggorokan meningkat ketika terjadi perubahan cuaca secara tiba-tiba, kurang konsumsi air putih, kurang istirahat, dan banyak konsumsi makanan berminyak.
Banyak masyarakat beranggapan bahwa minum air hangat lebih baik dibandingkan minum air dingin dalam mengurangi batuk. Namun, ada beberapa orang yang menyatakan sebaliknya.
Faktanya, air dingin atau air es memiliki efek yang cukup baik. Air dingin bisa menjadi pengobatan yang baik untuk radang tenggorokan, karena membuat sensasi mendinginkan secara lokal dan efek mengurangi nyeri.
Walaupun begitu, air hangat memberikan efek terbaik pada kasus radang tenggorokan. Air hangat meredakan rasa sakit lebih lama, tetapi tidak menimbulkan mati rasa. Jadi, rasa nyeri berkurang dan penderita masih bisa menikmati rasa makanan yang dikonsumsinya. Manfaat lainnya dapat merangsang produksi air liur agar tenggorokan tetap lembab.
Mengenai pertanyaan Anda, sebenarnya air dingin dapat dikonsumsi untuk mengurangi radang tenggorokan tetapi dapat memperparah keluhan batuk. Hal ini terjadi karena terlalu banyak minum air dingin menyumbat lapisan dinding saluran napas dan memicu Anda batuk.
Disarankan bagi Anda untuk lebih banyak konsumsi air hangat karena memiliki efek lebih baik dalam mengurangi batuk dibandingkan air dingin. Selain itu, terdapat beberapa tips yang dapat Anda lakukan, antara lain:
Apabila keluhan dirasa memberat disertai keluhan seperti demam tinggi, batuk berdahak berwarna merah seperti darah, atau batuk seperti menggonggong, dianjurkan untuk konsultasi ke dokter di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. Pengobatan penyakit akan disesuaikan dengan tingkat keparahannya.
Semoga jawaban ini membantu Anda. Bila mengalami keluhan kesehatan atau ingin bertanya seputar informasi kesehatan, dapat berkonsultasi langsung dengan dokter di Aplikasi Ai Care. Unduh Aplikasi Ai Care di Appstore dan Playstore Anda!
halo dok, punya riwayat diabetes sering buang air kecil tetapi keluar nya agak sulit harus mengedan terlebih dulu baru bisa keluar, dan sekarang perut bagian bawah pusar tampak mengeras. apa penyebab dan gimana solusinya ya dok?
Kenapa sering mengalami nyeri dan kayak merasa ngilu-ngilu gitu saat buang air kecil dan urin saya pun sering keluar campur darah kayak infeksi gitu
Dok saya melakukan hb tanpa penetrasi cuma peting tetapi sperma mengenai daerah vagina. Bulan lalu sy haid tgl 25 juli dan hb 11 Agustus. Lalu tagl 20 kluar darah hanya sedikit bahkan sanya setitik. Lalu tidak kluar lagi. Apakah itu darah haid atau implantasi ya dok