Hai,
Terima kasih telah bertanya di Tanya Dokter Website Ai Care.
Memang kondisi menstruasi yang berlangsung saat perjalanan ibadah seperti umrah dan haji dapat menghambat kegiatan tujuan perjalanan pada wanita. Oleh karena itu, dibutuhkan persiapan yang matang agar waktu ibadah dapat dipergunakan dengan maksimal.
Cara yang pertama adalah memperhatikan siklus haid, apabila teratur maka dapat diperkiran jadwal perjalanan yang tepat agar tidak mengganggu perjalanan umrah. Namun, apabila tidak teratur atau perjalanan umrah tidak memperkirakan dari siklus haid, maka dapat menggunakan pil penunda haid.
Pil penunda haid yang umumnya digunakan ialah pil KB, obat yang mengandung progesteron serta agonis GnRH. Namun, penggunaan obat-obatan ini harus didahului dengan konsultasi pada dokter spesialis kebidangan dan kandungan atau obsgyn. Umumnya, akan disarankan untuk meminum obat dimulai dari dua minggu sebelum perkiraan menstruasi dan dilanjutkan sampai perjalanan umrah berakhir. Penggunaannya harus teratur jamnya dan diminum setiap hari.
Selain dengan obat yang diminum, terdapat pilihan lain yakni dengan obat suntik yang mengandung agonis GnRH. Biasanya, obat suntik ini diberikan 2 kali suntikan dengan jarak pemberian 28 hari dari suntikan pertama. Namun, beberapa orang mungkin tidak cocok atau terdapat kondisi yang tidak memungkinkan untuk menggunakan obat ini, sehingga dokter bisa saja tetap menyarankan dengan penggunaan obat minum.
Jadi, jika ingin melakukan perjalanan ibadah seperti umrah dan haji dan tidak mau terkendala dengan menstruasi, maka obat minum dan obat suntik penunda haid bisa dijadikan sebagai solusi. Namun, tentunya penggunaan obat tersebut harus melalui konsultasi pada dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau obsgyn.
Semoga jawaban ini berguna bagi Anda. Bila mengalami keluhan kesehatan atau ingin bertanya seputar informasi kesehatan, dapat berkonsultasi langsung dengan dokter di Aplikasi Ai Care. Unduh Aplikasi Ai Care di Appstore dan Playstore Anda!
Kenapa sering mengalami nyeri dan kayak merasa ngilu-ngilu gitu saat buang air kecil dan urin saya pun sering keluar campur darah kayak infeksi gitu
Dok saya melakukan hb tanpa penetrasi cuma peting tetapi sperma mengenai daerah vagina. Bulan lalu sy haid tgl 25 juli dan hb 11 Agustus. Lalu tagl 20 kluar darah hanya sedikit bahkan sanya setitik. Lalu tidak kluar lagi. Apakah itu darah haid atau implantasi ya dok
apakah ada cara untuk menghilangkan cairan yang di suntikan ke dalam pen*s.? mohon di jawab dok terima kasih