Benarkah Sperma Dapat Menyembuhkan Jerawat?

Benarkah Sperma Dapat Menyembuhkan Jerawat?
Credits: Freepik

Bagikan :

Sperma terkandung dalam cairan air mani yang dikeluarkan saat ejakulasi. Sperma keluar bersamaan dengan air, plasma dan lendir lainnya. Di dalam air mani, tersimpan nutrisi penting dalam jumlah yang kecil seperti kalsium, sitrat, fruktosa, glukosa, asam laktat, magnesium, kalium, protein dan seng.

Dengan serangkaian nutrisi yang terkandung di dalam air mani, apakah benar cairan sperma dapat digunakan untuk menyembuhkan jerawat?

 

Apakah Sperma Memiliki Manfaat yang Baik Bagi Kulit?

Sebagian orang percaya bahwa sperma dapat digunakan untuk menyembuhkan jerawat, mencegah penuaan dini, dan juga menyehatkan kulit. Kandungan nutrisi di dalamnya membuat banyak orang percaya menggunakannya sebagai masker wajah bisa menyembuhkan jerawat.

Namun, faktanya, belum ada bukti ilmiah dan penelitian tentang manfaat sperma bagi kesehatan kulit.

Baca Juga: Air Mani dan Sperma itu Tidak Sama, Ini Bedanya

 

Risiko Menggunakan Sperma Sebagai Perawatan Kulit

Sperma mungkin aman untuk ditelan dan dioleskan ke kulit, tetapi Anda perlu menyadari adanya risiko kesehatan yang mengancam

Risiko tertular penyakit menular seksual

Meskipun secara umum sperma aman untuk ditelan, namun risiko tertular penyakit menular seksual juga tetap ada. Terutama bila di rongga mulut ada luka terbuka yang dapat menjadi pintu masuknya bakteri, virus maupun jamur ke dalam tubuh.

Sperma juga mungkin bisa membawa virus HPV atau virus tertentu yang dapat menyebabkan kanker tenggorokan.

Sperma yang tidak sengaja masuk ke dalam mata dapat memengaruhi mata dan meningkatkan risiko infeksi klamidia serta gonorrhea.

Reaksi alergi

Termasuk kasus yang jarang, tetapi seseorang yang memiliki kulit sensitif mungkin mengalami reaksi alergi saat kulitnya bersentuhan dengan sperma. Alergi ini disebut alergi air mani atau disebut juga hipersensitivitas plasma mani.

Reaksi alergi terhadap sperma bisa terjadi ketika Anda memiliki reaksi sistem kekebalan terhadap kandungan protein di dalam air mani. Adapun gejalanya adalah sebagai berikut:

  • Perubahan warna kulit (ruam kemerahan)
  • Rasa terbakar pada kulit
  • Kulit yang membengkak
  • Gatal-gatal
  • Bentol-bentol
  • Kesulitan bernapas

Baca Juga: Tanda-Tanda Ini Muncul Bila Anda Alergi Terhadap Produk Kecantikan

Dermatitis

Dermatitis adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan iritasi kulit. Iritasi ini dapat terjadi saat bersentuhan dengan cairan atau zat tertentu, salah satunya sperma.

Iritasi menyebabkan kulit menjadi gatal, kering atau ruam. Pada kondisi yang parah kulit mungkin melepuh, mengeluarkan cairan hingga mengelupas.

Dermatitis tidak menular, tetapi akan menyebabkan rasa tidak nyaman yang perlu dikendalikan dengan salep, krim, atau obat lainnya.

Jadi jika Anda ingin mengatasi problem jerawat yang membandel, maka sebaiknya tidak sembarangan menggunakan masker sperma maupun masker lainnya. Mengobati jerawat bisa dilakukan dengan penggunaan produk obat jerawat yang dijual bebas. Tetapi jika jerawat tak kunjung hilang atau kondisinya memburuk, maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter ahli kami melalui aplikasi AI Care.

Mau tahu informasi seputar penyakit lainnya? Cek di sini, ya!

 

 

Writer : Agatha Writer
Editor :
  • dr. Monica Salim
Last Updated : Rabu, 13 Maret 2024 | 05:00
article-banner

Louise Morales Brown (2021). Is semen good for skin?. Available from: https://www.medicalnewstoday.com/articles/is-semen-good-for-your-skin 

WebMD (2021). How Many Nutrients Are in Semen?. Available from: https://www.webmd.com/sex-relationships/how-many-nutrients-are-in-semen 

Chandra C. Shenoy, M.D. (2022). Semen allergy: A cause of infertility?. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/infertility/expert-answers/semen-allergy/faq-20058370 

Mayo Clinic (2022). Dermatitis. Available from: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/dermatitis-eczema/symptoms-causes/syc-20352380 

 

Cleveland Clinic (2023). Acne. Available from: https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/12233-acne